
Jalan Dipaving Rapi,
Ekonomi pun Lancar
Desa di Kecamatan Kalimanah, Kabupaten Purbalingga, telah melakukan proses pemberdayaan masyarakat melalui P2KP, yang ditujukan kepada seluruh komponen masyarakat di Sidakangen. Hal ini merupakan upaya meningkatkan kemampuan mereka dan menumbuhkan kebersamaan guna mengatasi permasalahan kemiskinan secara mandiri dan berkelanjutan. Dana Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) sebagai stimulan yang jumlahnya terbatas, belum dapat mewujudkan semua rencana dalam PJM Pronangkis yang telah disusun oleh BKM Sida Mukti sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas.
Aktivitas masyarakat setempat sangat terganggu dengan kondisi jalan macadam yang sudah tidak nyaman ketika dilalui, sehingga warga harus berhati-hati ketika melewatinya. Ironisnya, sebagian warga masyarakat miskin yang membawa hasil pertanian dengan menggunakan sepeda atau menggunakan gerobak, harus melintasi jalan tersebut. Mereka terpaksa harus meniti pada pinggiran jalan yang kurang rata tanpa batuan itu.
Warga Dusun 1 Desa Sidakangen mengharapkan jalan yang dapat dilalui sepeda dan motor tanpa kesulitan. Dengan mempertimbangkan pembangunan yang ramah lingkungan, warga bersama tokoh-tokoh masyarakat dan BKM, berinisiatif untuk membangun jalan paving block di sana. Untuk itu, masyarakat Sidakangen mempersiapkan diri dengan berswadaya, yang ternyata bernilai tinggi. Terbukti, pelaksanaan pekerjaan jalan paving dengan volume 1495 meter persegi senilai Rp 101.487.000 dapat dikerjakan dengan baik dan dapat dipertanggungjawabkan secara kualitas.
Seluruh dana pembangunan jalan paving yang dilaksanakan oleh PAKEM Margi Lancar, berasal dari APBD sebesar Rp 41 juta, dana PAKET Rp 41 juta, dan swadaya masyarakat sekitar Rp 19.487.000. Swadaya masyarakat terdiri atas tenaga kerja, yang melibatkan seluruh warga masyarakat termasuk kaum ibu, bahkan sebelum pekerjaan utama dimulai. Mereka mengurusi konsumsi dan administrasi keuangan.
Selain dari segi manfaat fisik bangunan yang dapat dimanfaatkan langsung oleh 644 KK, kegiatan pembangunan ini juga menghasilkan rasa kebersamaan dan gotong royong yang tinggi dari seluruh warga Desa Sidakangen. Hasilnya, pembangunan pun berhasil seperti yang diharapkan masyarakat. Bahkan, jalan tersebut dimanfaatkan menjadi pasar subuh, karena jalan sudah rapi dan bersih.
Guna menjaga keberlanjutan dan memperpanjang umur jalan, dibentuk Pengurus Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Jalan Paving di Dusun 1 Desa Sidakangen. Pengurus bersama warga masyarakat, ketua RT, RW serta tokoh masyarakat, secara rutin melakukan pemeliharaan dan perawatan melalui kerjabakti secara berkala. Jika memerlukan dana, maka akan diambilkan dari iuran pembangunan bulanan yang memang sudah menjadi tradisi penggalangan swadaya selama ini.
(Tim PAKET KMP P2KP-2, PNPM Mandiri Perkotaan; Firstavina)